Kontribusi Pusat Bahasa Dalam Pembentukan Lulusan Fakultas Kedokteran UMSurabaya Yang Kompeten

 

Pusat Bahasa berusaha bekerja sama dengan EWA (Eka Widya Anugerah) berupaya realisasikan visi misi untuk mengembangkan kompetensi civitas akademik UMSurabaya. Upaya ini kembali diwujudkan dengan adanya pertemuan Kepala Pusat Bahasa (kapusba) , Hesty Nuraini,S.Pd salah satu staf Pusat Bahasa, Dr. Muhammad Anas, dr, Sp.OG serta Erwin Wibisono,S.Psi,M.M selaku General Manager EWA dengan beberapa staf pengajar Fakultas Kedokteran pada rabu (18/10).

Pertemuan yang digelar di ruang Fakultas Kedokteran tersebut membahas beberapa perencanaan kegiatan pengembangan kompetensi kebahasaan para peserta didik Fakultas Kedokteran. Pertemuan tersebut berlangsung pada pukul 10.00-12.30 wib. Beberapa materi penting pun didiskusikan diantaranya peningkatan kemampuan Bahasa Inggris (Proficiency Level) untuk mahasiswa/i Fakultas Kedokteran, dengan menggunakan Program Online Learning yaitu English Discoveries (ED), peningkatan kemampuan Bahasa Inggris yang dikhususkan untuk pembelajaran pada dunia kedokteran untuk mahasiswa/i Fakultas Kedokteran, dengan menggunakan Program Online Learning yaitu English Discoveries (ED for Specific Purpose) serta melakukan sertifikasi berbasis internasional kepada lulusan-lulusan Fakultas Kedokterandengan menggunakan TOEIC L/R Official Institution Program sebagai alat ukur yang akan digunakan.

Beberapa materi yang didiskusikan bukan tanpa alasan. Beberapa alasan yang melatar belakangi diadakannya pertemuan tersebut diantaranya adalah bahwa pada dasarnya teori-teori dan materi dari ilmu kedokteran berasal dari luar negri dimana semua media yang ada berbasis pada Bahasa Inggris (International Language). Selain itu, pihak kampus pun memiliki kewajiban untuk menyiapkan lulusan-lulusannya dengan kemampuan Bahasa Inggris secara baik dan benar, dimana hal ini nantinya akan sangat berguna bagi mereka para lulusan dalam menjalankan profesinya sebagai seorang Dokter (Communication Skill). Program pembelajaran yang ada, merupakan program pembelajaran yang bersifat ELearning, dimana pembelajaran ini bersifat online dan tatap muka (blended learning).

Program E-Learning ini diajukan sebagai bentuk dukungan  kepada tujuanpembelajaran sesuai yang diinginkan.  Hal ini dikarenakan dengan menggunakan metode belajar E-Learning, maka proses pembelajaran menjadi tidak terbatas hanya pada tatap muka saja, dimana proses pembelajaran yang biasanya dilakukan hanya dalam waktu 2 SKS (sistem kredit semester) dalam 1 minggu, maka dengan bantuan E-Learning tersebut, tingkat intensitas pembelajaran dapat lebih dimaksimalkan, sehingga proses pembelajaran dapat menjadi lebih optimal. (rat)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *