Cara Unik Duta Bahasa Kembangkan Rasa Memiliki Antar Anggota

Pagi buta di area Villa Kangen Omah Pacet sedikit berawan. Tetapi, suasana tersebut justru mendukung kegiatan lanjutan di hari terakhir aktivitas gathering Duta Bahasa. Di pagi yang udaranya sangat sejuk tersebut, Duta Bahasa lakukan senam pagi dengan gerakan senam gemu famire dilanjutkan dengan beberapa outbound.

Sebanyak tiga rangkaian pos outbound dilakukan dengan bentuk permainan yang berbeda beda. Pada pos pertama, mereka melakukan permainan “I have a pen”. Mereka yang sebagian besar adalah anggota baru Duta Bahasa baru diharuskan memperkenalkan diri saat memegang bolpoint hitam lalu menghafalkan nama pemberi bolpoin tersebut. Aktivitas tersebut dilakukan secara bergantian sampai para Duta Bahasa tersebut benar-benar hafal nama-nama antar anggota.

Pada pos kedua, mereka juga melakukan permainan blind train, dimana pemainan ini mengharuskan peserta mencari sesuatu yang hilang dengan mata yang tertutup. Hingga di pos terakhir, mereka melakukan permainan fill the blank of Puzzle. Mereka harus mencari bagian puzzle yang hilang lalu merangkai puzzle menjadi satu bentuk yang sempurna. Serangkaian permainan tersebut lalu ditutup dengan kegiatan berenang bersama.

Di hari terakhir gathering itu sangat menentukan sketsa yang menujukkan adanya rasa saling memiliki, yaitu saling memiliki antar anggota dan rasa memiliki pusat bahasa. Berangkat dari rasa saling memiliki inilah yang akan menambah keloyalitasan mereka untuk mau bekerja sama dengan tim yang solid dan kompak. Sebab, jika mereka tidak mendapatkan rasa saling memiliki,maka kontribusi yang diberikan tidak semaksimal yang diharapkan oleh banyak pihak. (rat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *